Sosialisasi dan Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut dengan tema GEMAS: Gerakan Menyikat Gigi Anak Sejak Dini untuk Anak SD di Desa Melinggih Kelod

21 Agustus 2025
Dibaca 32 Kali
Sosialisasi dan Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut dengan tema GEMAS: Gerakan Menyikat Gigi Anak Sejak Dini untuk Anak SD di Desa Melinggih Kelod

Mengusung semangat senyum sehat sejak dini, Mahasiswa KKN Universitas Udayana 2025 melaksanakan program Sosialisasi dan Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Tema GEMAS (Gerakan Menyikat Gigi Anak Sejak Dini) di sekolah dasar yang berada di Desa Melinggih Kelod, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar. Program ini digagas oleh Bidang Kesehatan Masyarakat untuk membekali anak-anak dengan pengetahuan dan keterampilan merawat gigi dan mulut secara benar. Kegiatan ini juga mengajak siswa memahami bahwa gigi dan mulut yang sehat tidak hanya mendukung rasa percaya diri, tetapi juga berperan penting bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Jadwal dan Lokasi Kegiatan
Mahasiswa melaksanakan sosialisasi secara bergilir di empat sekolah dasar di Desa Melinggih Kelod dengan rincian:
- Senin, 4 Agustus 2025: SDN 1 Melinggih Kelod
- Rabu, 6 Agustus 2025: SDN 2 Melinggih Kelod
- Kamis, 7 Agustus 2025: SDN 3 Melinggih Kelod
- Jumat, 8 Agustus 2025: SDN 4 Melinggih Kelod

Rangkaian Kegiatan:
Kegiatan di setiap sekolah dimulai dengan pembukaan dan perkenalan untuk menciptakan suasana akrab. Sesi utama berisi penyampaian materi kesehatan gigi dan mulut yang mencakup pengertian, manfaat, cara menjaga, serta teknik menyikat gigi yang benar. Siswa dijelaskan bahwa kesehatan gigi dan mulut adalah kondisi ketika gigi, gusi, dan lidah berada dalam keadaan bersih, sehat, dan bebas dari penyakit seperti gigi berlubang, radang gusi, dan bau mulut.

Materi dilanjutkan dengan manfaat menjaga kesehatan gigi dan mulut, di antaranya terhindar dari gigi berlubang, mencegah bau mulut, menghindari penyakit, serta dapat makan dan berbicara dengan nyaman. Siswa diperkenalkan pada langkah-langkah perawatan yang meliputi menyikat gigi dua kali sehari, menggunakan sikat gigi berbulu halus, memilih pasta gigi berfluoride, membersihkan sela-sela gigi, mengurangi makanan manis, dan memeriksakan gigi secara rutin setiap enam bulan sekali.

Mahasiswa kemudian mendemonstrasikan cara menyikat gigi yang baik dan benar. Langkah-langkah yang diajarkan meliputi menyikat dari arah gusi ke gigi, membersihkan bagian dalam dan belakang gigi, memutar sikat di sisi kanan dan kiri, membersihkan permukaan lidah, dan berkumur hingga bersih. Penjelasan disampaikan dengan bahasa sederhana dan metode interaktif agar mudah dipahami anak-anak.

Untuk menambah semangat, mahasiswa mengadakan sesi kuis berisi pertanyaan seputar materi yang telah diberikan. Siswa yang berhasil menjawab mendapat hadiah kecil sebagai bentuk apresiasi. Kegiatan diakhiri dengan penutupan dan sesi foto bersama sebagai dokumentasi sekaligus kenang-kenangan antara mahasiswa KKN dan para siswa.

Program GEMAS tidak hanya menjadi ajang pembelajaran, tetapi juga pengalaman berharga yang membentuk kebiasaan positif anak-anak. Senyum ceria mereka menjadi bukti bahwa edukasi kesehatan gigi dan mulut dapat dikemas dengan cara yang menyenangkan. Dengan bekal pengetahuan ini, diharapkan anak-anak di Desa Melinggih Kelod dapat terus menjaga kebersihan gigi dan mulut setiap hari. Sebab, menjaga kesehatan gigi bukan hanya soal senyum yang indah, tetapi juga investasi untuk masa depan yang lebih sehat.